Teknologi Transportasi yang Dikembangkan di Amerika Serikat

Seiring dengan perkembangan zaman yang semakin hari semakin canggih, inovasi terus dilakukan di dalam berbagai bidang, termasuk juga dalam industri otomotif. Hal-hal seperti itu yang kemudian menjadi sebuah dorongan agar terciptanya berbagai inovasi para penggerak di dalam industri transportasi, khususnya di negara berkembang dan maju seperti Amerika Serikat.

Teknologi Transportasi yang Dikembangkan di Amerika Serikat

Penciptaan kendaraan tanpa awak, menjadi salah satu dari contoh inovasi yang sekarang terus dikembangkan dari masa ke masa. Berikut ini adalah beberapa prediksi tentang apa yang nantinya akan dibuat di masa depan untuk inovasi dalam sebuah dunia transportasi!

Kendaraan Tanpa Awak

Waymo Taxi, merupakan salah satu dari perusahaan jasa angkutan umum yang mengembangkan taksi tanpa awak, atau “Self-driving”. Sepertinya inovasi ini akan menjadi kenyataan dalam dunia komersial transportasi. Hampir seluruh perusahaan otomotif besar sedang mengembangkan konsep dari kendaraan tanpa pengemudi tersebut. Tidak hanya itu saja, mereka bahkan telah bekerja sama dengan vendor teknologi untuk dapat bersaing di luar angkasa.

Di sisi lain, semakin banyak pihak yang ada di negara berkembang menyetujui adanya kendaraan tanpa awak tersebut, karena diyakini moda transportasi tersebut akan semakin mempercepat waktu pelayanan kepada masyarakat. Meskipun ada sejumlah pertanyaan tentang regulasi, etika, dan juga juga teknologi yang perlu dijawab, namun tidak ada keraguan untuk dapat memunculkan teknologi ini. Lantas, bagaimana kah dengan Indonesia negara lain yang masih memiliki masalah seperti kemacetan?

Mobil Terbang Tanpa Awak

Terdengar seperti dalam cerita fiksi yang sering kita tonton di Film, namun teknologi mobil terbang tanpa awak ini benar-benar sedang digerakkan. Vertical Takeoff and Landing (VTOL) adalah sebuah istilah untuk kendaraan umum berbasis taksi masa depan di yang ada di negeri Paman Sam. Teknologi di balik taksi VTOL ini terus maju dengan didorong sebagian besar oleh mereka “pemain-pemain” besar seperti halnya Uber, Boeing, Airbus, Bell dan Volkswagen. Namun, tantangan terhadap mobil terbang adalah logistik, bukan kepada teknologi.

Pertanyaan seperti Di mana kendaraan tersebut nantinya akan lepas landas dan mendarat? Area udara apa yang nantinya akan mereka butuhkan? Pola apa yang nantinya akan mereka tempuh? Berapa biayanya? dan Bagaimana perusahaan memastikan keselamatan dari penumpang? menjadi masalah bagi para pengembang.

Transit Berbasis Terowongan

Sebuah proyek besar yang digalang oleh Elon Musk bernama The Boring Company, dengan cepat membuat sebuah gelombang yang berpotensi sebagai transformatif, tetapi sangat spekulatif untuk sebuah sistem transit berbasis sebuah terowongan. Dari Hyperloop ke Chicago Express Loop ke terowongan mobil Los Angeles, The Boring Company memajukan sejumlah inovasi dari infrastruktur yang mengandalkan jalur cepat bawah tanah.

Konsep kereta cepat besutan CEO SpaceX yaitu Elon Musk ini sedang dalam tahap pengembangan di Prancis. Pihak HyperloopTT mengatakan jalur uji coba akan dibangun dalam dua fase, pertama sistem tertutup 320 meter yang akan dilakukan mulai tahun ini. Fase kedua, dengan sistem skala penuh sepanjang 1 kilometer, yang akan dibangun di ketinggian 5,8 meter, selesai pada 2019.

Menurut laporan laman Slash Gear, kendaraan dengan maksimal 40 penumpang ini akan mempunyai kecepatan 760 mph (1.223 kilometer per jam). Lebih cepat dari jalur uji yang ada di Virginia, yang memiliki kecepatan 240 mph (387 kilometer per jam). Transportasi berbentuk kapsul yang satu ini sedang dibangun oleh perusahaan di Spanyol dan dijadwalkan akan diselesaikan dalam waktu dekat.

Prancis akan menjadi jalur tes hyperloop ketiga yang ada di dunia dan yang pertama di Eropa. Dua lainnya yang terdapat di Amerika, jalur uji Virgin Hyperloop One terletak di gurun sebelah utara dari Las Vegas, sementara jalur Elon Musk berlokasi di luar kantor pusat SpaceX di Hawthorne, wilayah California.

Namun demikian, perjalanan melalui terowongan-terowongan ini dilaporkan akan tidak nyaman dan anggaran yang diproyeksikan untuk Express Loop di Chicago yang tidak dapat dicapai. Padahal, terowongan bawah tanah ini menjadi salah satu transportasi yang dinilai dapat sangat meningkatkan efisiensi transportasi dengan dimensi tambahan.

Electric Scooter

Meski mendapat hati dari sebagian para penggunanya, namun kehadiran E-Skuter ini masih meninggalkan hambatan pada Layanan skuter listrik dari perusahaan seperti Bird, Lime, Spin, Skip dan juga lainnya. Transportasi ini telah menimbulkan kontroversi di kota-kota besar negeri Paman Sam. Bahkan, proyek ini memicu sejumlah tuntutan hukum.

Fenomena skuter yang di parkir sembarangan menghalangi trotoar dan juga jalanan, serta para pengendara yang tidak mengenakan helm masuk dan keluar dari lalu lintas, menunjukkan kenapa moda transportasi yang satu ini membutuhkan sistem infrastruktur yang memadai. Tidak adanya jalur khusus atau jalan, telah menyebabkan gangguan yang biasanya sering dikritik e-skuter.

Selain itu, meski menyenangkan untuk dikendarai, skuter juga lebih bermanfaat di kota dan lingkungan tertentu saja. Kota dengan infrastruktur yang tidak terlalu memadai, atau kota yang relatif lebih kecil kegunaan dari skuter ini tidak efisien.

Penerbangan Komersial Luar Angkasa

Teknologi yang satu ini terakhir terbilang cukup eksklusif. Meski perjalanan ke luar angkasa belum dianggap sebagai sebuah industri transportasi, namun perusahaan-perusahaan seperti halnya SpaceX, Blue Origin, Virgin Galactic menyajikan wisata luar angkasa bagi banyak orang yang ingin pergi ke luar angkasa

Ketika nantinya komersialisasi orbit rendah bumi dan juga angkasa sudah semakin cepat, transportasi ruang angkasa nantinya akan menjadi salah satu moda transportasi yang sangat layak. SpaceX dan Virgin Galactic secara khusus mengambil langkah agresif sebagai yang pertama mengirim pelanggan yang akan membayar untuk melakukan penerbagangan luar Angkasa. .

Meskipun proyek ini mendapatkan banyak respon positif, perusahan ini masih memiliki banyak kendala dan juga pekerjaan rumah yang harus dilakukan sebelum mereka dapat mengirim seseorang ke luar angkasa, dan membawa mereka kembali dengan selamat. Ada banyak sistem infrastruktur yang perlu dikembangkan dan juga disempurnakan lebih dalam, sebelum penerbangan ruang komersial dapat dilakukan.

Mobil Serbaguna

Toyota beberapa waktu lalu memperkenalkan sebuah konsep transformasi kendaraan yang tidak hanya bisa dipergunakan untuk berjualan, namun juga dapat menjadi layaknya truk pengiriman paket. Interior mobil ini juga dapat diubah sewaktu-waktu, tanpa meninggalkan bekas. Sementara itu dari sisi eksterior, mobil tersebut bisa menampilkan merek berbeda-beda dalam sekejap.

Toyota pun tidak sendirian menggarap proyek ini. Elon Musk sebelumnya juga telah mengungkapkan rencananya tersebut dalam proyek Tesla, untuk menata kembali bus dengan menghapus beberapa koridor dan menambah kursi penumpang.

Demikian itulah beberapa teknologi transportasi yang sedang di kembangkan oleh Amerika Serikat. Kita tahu bahwa Amerika Serikat adalah negara adidaya dengan berbagai kecanggihan teknologi yang dimilikinya, maka tidak heran berbagai inovasi dalam segala bidang sedang di kembangkan, termasuk dalam bidang transportasi.

Transportasi dari waktu ke waktu mengalami banyak sekali perubahan yang cukup signifikan, tentunya untuk memperoleh waktu yang lebih efisien dalam berkendara. Bukan tidak mungkin beberapa teknologi dalam bidang transportasi lainnya akan kita rasakan di masa yang akan datang.